Dipanggil oleh Kasih Karunia
Setiap orang rindu hidup yang berarti. Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa makna hidup sejati tidak dimulai dari usaha kita, melainkan dari kasih karunia Allah. Paulus menegaskan bahwa kita diselamatkan dan dipanggil bukan karena perbuatan baik, kemampuan, atau latar belakang kita, tetapi karena maksud Allah sendiri di dalam Kristus Yesus.
Panggilan Tuhan bukanlah beban, melainkan anugerah. Ketika kita menyadari bahwa hidup ini berada dalam rencana-Nya, kita tidak perlu terus membuktikan diri atau membandingkan hidup kita dengan orang lain. Kita dipanggil untuk setia, bukan untuk sempurna.
Hari ini, mari belajar beristirahat dalam kasih karunia Tuhan. Apa pun peran kita—sebagai orang tua, pekerja, pelayan, atau jemaat—semuanya bernilai ketika dijalani sebagai respons atas kasih-Nya.
Apakah saya masih berusaha "membuktikan diri", atau sudah hidup dari kasih karunia Tuhan?